skip to main |
skip to sidebar

JUNGLE ROT - What Horrors Await 2009Napalm recordsWebsite www.junglerot.net www.myspace.com/junglerot Genre Death MetalReviews By Herry SICSalah satu Pioner Death Metal paling dianggap veteran di scene Amrik era 90-an, Jungle Rot akhirnya kembali memuntahkan Karya baru setelah merilis album terakhir “ War Zone “ ditahun 2006, band ini masih menampakkan Nafas Kehidupannya sejak terbentuk tahun 1994 silam. Band ini melejit namanya discene Indonesia dengan album “Slaughter the Weak “ ditahun 1997 sekaligus menjadi Album paling terkenal sepanjang Karir band asal Kenosha, Wisconsin Amrik ini. Masih dengan Konsep2 sebelumnya Band ini konsisten sekali memainkan Style Old School Death Metal yang pada saat itu lebih dipopulerkan oleh Obituary juga Morta Skuld. Berangkat dari Album pertama “Skin The Living “ ditahun 1996 band ini mulai dikenal namanya di kancah musik metal Cadas !, en Napalm Records adaah label yang identik dengan band2 melodic, Folk, Black serta Gothic Metal-nya akhirnya harus mulai lebih membuka diri lagi untuk semua pasar Music Extreme, salah satunya ya dengan merekrut Jungle Rot dalam Roster-nya. Frontman Dave Matrise masih tetep Kuat untuk Menghidupkan nafas Band ini. “ What Horrors await “ adalah Materi baru yang masih menawarkan Komposisi Yang catchy serta headbanging dengan tetep kental pada Konsep awal band terbentuk. “Worst Case Scenerio “ menjadi Tumbal awal yang langsung mengajak Kepala Gw Goyang2 dengan Catchy beat-nya yang mantap apalagi masuk track ke-2 “The Unstopable “, seakan akan Headbanging ga bakalan berhenti sampai disini he he he, Struktur Musiknya lumayan simple dengan menonjolkan gaya bermain Old school Death metal yang terpecah2 pada beberapa aransemen Musik yang dimainkan disini, cuman kali ini lebih mendapat balutan kental Sound yang lebih modern tanpa Menghilangkan karakter bermain Jungle Rot sendiri. Gaya Growl Dave juga menjadi lebih Ringan en parau dibanding dengan sebelumnya, yup mungkin factor usia yang menjadi pemicu stamina Dave mulai menurun, namun walo begitu gebukan drum Eric masih menjadi Solusi Utama Musik Band ini tetep menjadi Death Metal yang Berat. Solo2 Gitaris Geoff juga masih bisa menjadi andalan serta Trademark yang mendayu2 untuk tetep dipertahankan. Total ada 14 Nomor yang berdurasi 41:06 menit yang ditawarkan disini en mereka juga mengkover Version Track “Invincible Force “ yang aslinya adalah Milik Thrasher veteran Destruction yang mereka Komposisi kembali dalam Konsep Jungle Rot sehingga menciptakan Tabulasi Musik yang lebih enerjik. Yup sebuah album wajib buat Death metal sekaligus Jungle Rot Fan untuk selalu dikoleksi. Sebuah Penawaran Konsep musik yang ga terlalu mengutamakan beat2 yang cepat serta arus Modernisasi Konsep musik untuk Jungle Rot berubah Haluan-nya. Yang sempet menyukai Style bermain Obituary, Morta Skuld ataupun Death ( lama ) pasti akan bisa meluangkan waktu Enjoy elo barengan Album ini. Lifetakers and Heartbreakers to keep reminding us that groove-based bludgeon is as important in death metal as technical savagery !!!1. Worst Case Scenerio 04:042. The Unstopable 02:513. Straitjacket Life 03:014. State of War 03:145. Two Faced Disgrace 03:016. End of an Age 02:387. Speak the Truth 01:368. What Horrors Await 02:469. Nerve Gas Catastrophe 02:2710. Braindead 03:4711. Atrocity 02:4312. Exit Wounds 02:1913. Invincible Force (Destruction cover) 04:1514. Black Candle Mass 02:24
Read More Complete Review + Interview + info and More Just Onwww.lostinchaos.cjb.net

INEVITABLE END - The Severed Inception 2009Relapse RecordsWebsite www.myspace.com/inevitableendGenre Brutal Death MetalReviews By Herry SICWell, swedia scene kayaknya sekarang Musti bisa berbangga dengan salah satu band terbaik asal daerah Gothenburg, Västra Götalands län, telah lahir Band paling Ngebut en Cadas untuk Menyaingi scene Amrik terutama bertahan keras menjadi Rival Band Paling Ngebut Populer semacam Origin bahkan juga Nile, kenapa gw sebut Origin ?? Coz band yang memiliki nama Inevitable End ini Konsisten memainkan classic Swedish musicianship dengan Citarasa American brutality untuk menciptakan sentuhan yang lebih modern death metal assault lewat Blastbeat Dasyat pada album Gress-nya “ The Severed … “ ini dibandingin Rilisan Demo sebelumnya Inevitable End Demo, 2004 serta Reversal Demo, 2006 yang lebih terdengar Thrash/Death Metal banget Plus Nuansa Teknikalitas Member-nya. Sebuah Gebrakan baru yang cukup mengguncang label metal Besar semacam Relapse Records untuk terpikat meminangnya, sebuah langkah Oposisi untuk mensetarakan Permainan Dasyat band Origin. Album ini emang nyata sekali mengingatkan Ritme beat bermain dasyatnya Origin, walo masih terlalu Kejam dari Origin sendiri, namun kemampuan band ini juga ga Boleh diremehkan Coy !! deluge of punishing drums, savage screaming and razor-sharp guitar adalah sebuah pembuktian Nyata bagi Musikalitas mereka yang serba Intens en Ngebut lewat lirik lagu berbau Kristianisme, kehidupan serta kematian. Dimulai oleh Track “The Severed Inception “ emang nyata dijadikan Jagoan tembang Sadis dialbum Full perdana ini langsung Tampil ganas Menggerinda dengan gempuran mematikan, langsung banget elo akan dibawa kenuansa Origin era “ Infinitas .. “ sekali. razor-sharp Riff yang mematikan dengan teknik2 Konvensional ala Origin Abis,apalagi Savage Growl Vocalis Andreas Gerdén yang Musti jabanin 2 karakter Vocal sekaligus seakan Mengikuti beat serta tempo lagunya yang cepat, Well ini banget yang bikin Nuansa Origin Banget, namun bedanya band ini ga sengebut + Ganas amat dibandingin ma Origin, ditengah2 lagu kita akan jumpai tempo2 Middle yang gelap walo masih menyisakan hentakan Twin pedal Drummer berbakat Joakim Malmborg yang gaya permainannya juga ga terlepas dengan gaya bermain Jonh Longstrech, stamina Prima serta Powerfully abis setelah Mendapat banyak pengalaman diband sebelumnya, Crimson Moonlight. Track Ke 2 “Dreamsight Synopsis “, Beat serta tempo-nya sedikit menurun 20 % dibandingin Track awal, gantinya Multiple Vocalis Andreas makin tertantang disini. Gaya Bermain Riff Gitaris Marcus “Skägget” Bertilsson Rupanya juga ga terlepas jauh dari bayang2 Origin style. Banyak sekali disini memainkan Breakdown part yang Headbanging ditengah gempuran Dasyat !! “Embracing the Origin “ menjadi Track ke 3 yang masih terus membunuh, diawal aransemen kita akan diajak sedikit Headbanging dengan Catchy Part yang keren dengan beberapa Sentuhan Technical part Unik pada Riff2nya. “Persevering Incitement “ lebih terdengar Irama Pure Death metal diawal part sebelum dilanjut gempuran Hyperblast dasyat, sampai track ke-4 ini Inevitable End belum Kembali memainkan Karakter pada Nomor pertama tadi. Malah kali ini lebih condong ke Gaya bermainnya Spawn Of Possession juga Visceral Bleeding abis, Yup Rupanya Scene Brutal swedia masih melekat kuat dalam nasionalisme bermusic Brutalnya he he he, Namun “Collapse in Reverse “ agak sedikit menjawab pertanyaan gw barusan, yah walau masih 80 % Brutalitynya disbanding track awal, “Distorted “, malah elo akan temukan Hardcore Grind Part2nya telah sedikit memberi Nuansa Berbeda aja di album ini. “Firstborn of All Dead “ akan sedikit terasakan Aroma Riff Cannibal Corpse sekali yang dipadu dengan Part2 Ngebut Origin, namun sedikit ada Nuansa Riff2 nya Spawn Of Possession juga dech ??, “Apprentice Luminous Acquaintance “, malah digebrak dengan suguhan Beat yang sludging Dark abis. Dan akhirnya “The Art of Corruption “ menjadi Track Pamungkas untuk melengkapi Keganasan Music yang mereka maenkan dialbum ini. Secara keseluruhan album ini adalah Pendekatan Musikalitas gaya Origin yang telah terkontaminasi gaya Bermain band sebelumnya, sebut aja macam Cannibal Corpse, Nile, Spawn Of Possession juga Visceral Bleeding, hingga akhirnya Inevitable End akan menjadi band ke-2 Paling brutal di roster Relapse Records setelah label ini memiliki Origin. Walo ga begitu Murni gaya bermusic band ini, namun musikalitas serta talenta yang mereka peragakan disini tergolong berbahaya untuk masa depan. So catat aja band berbahaya baru dari Lingkungan Swedia scene yang terlalu dipenuhi band2 melodic Death Metal untuk saat ini, namun jangan pernah Lupakan kalo scene ini adalah scene yang keren dieropa yang menyimpan Talenta Brutal Death metal berbahaya !! INEVITABLE END merges the highest levels of classic Swedish musicianship with American brutality to create an unforgettable modern death metal assault !!!!1. The Severed Inception 04:042. Dreamsight Synopsis 03:343. Embracing the Origin 04:294. Persevering Incitement 04:125. Collapse in Reverse 03:436. Distorted 01:037. Firstborn of All Dead 04:078. Apprentice Luminous Acquaintance 04:139. The Art of Corruption 04:40
Read More Complete Review + Interview + info and More Just Onwww.lostinchaos.cjb.net

EMBEDDED - Beyond The Flesh 2009DB AgencyWebsite www.embedded-deathmetal.de www.myspace.com/embeddeddeathmetal Genre Brutal Death MetalReviews By Herry SICUdah dari sejak awal gw Punya Materi Album mereka sebelumnya ( “A Severity Divine “ 2005 ) band Brutal generasi baru yang baru dimiliki oleh scene Jerman, emang udah sangat menyita perhatian Gw sekali dengan Konsep Musik brutal padat yang mereka ciptakan. Apalagi begitu gw mendapat CD terbaru mereka ditahun 2009 dengan memasang bandrol “ Beyond The Flesh “ Gw sangat terkejut dengan Konsep brutal yang mereka mainkan kian mantap aja. Aktif sejak tahun 1994 band ini telah banyak mengalami pematangan Konsep yang berkesinambungan en ga keluar jauh dari Rel brutal Death Metal Us style abis !!! Ok Gw Mulai dengan Track awal “Terminal Stage “ dimulai dengan Intro pendek yang lantas setelah itu datang gempuran dasyat Track, Gw langsung mengklaim gaya Vocalis Rainer Düsing yang asli “ Frank Mullen “ Abis Era Suffocation – Effigy Of The Forgotten Banget !!, wow yang sangat menyita perhatian gw lagi adalah Permainan Drum Berat serta rapat Markus Renzenbrink yang lebih memberikan kekuatan Powerfull untuk Embedded !!, Riff2 Crushing slashing abiss !!! Duet Kompak Gitaris André Danowsky bareng Christian Wösten tetep menawarkan Riff2 yang penuh harmonisasi en menjadi perpaduan antara Gaya Riff Suffocation, Cannibal Corpse serta Malevolent Creation Lama. Namun Nuansa album ini lebih menyakinkan kita untuk kembali mengingat kejayaan Era Effigy Of The Forgotten –nya Suffocation dengan semangat yang lebih baru en Fresh !!! “The Mirror “ tetep memamerkan sound yang Mantap dengan Breakdown Part Headbanging, track ini seperti mengingatkan banget Track Lagi ( lagi ) “ Effigy Of The Forgotten “ banget, plus Variable Struktural mulai dari Vocal karakter ( ditambah dengan scream Vokill ) serta Breakdown part yang lumayan acak yang lebih mengingatkan gaya-nya Malevolent Creation sekali. “Dead To This World “ lebih mengingatkan sekali pada part pertama-nya dengan “ Starring Through the eyes of the Dead “ nya CC disini. Ditrack ini drummer Markus Renzenbrink lebih tertantang melakukan Middle Part Breakdown dengan Gempuran gencar Twin pedal mantapnya. So dengan kata lain, track ini semacam menawarkan Istirahat sejenak dengan gempuran Track sebelumnya. “Down To Zero “ kembali mengganas lagi seperti pada Track awal yang kali ini menjadi tantangan tersendiri buat kekompakan duo Gitarisnya memainkan Part2 Shreeding mematikan dengan Harmonisasi yang Hitam. Walo namun sayangnya disini mereka kurang memainkan solo2 Gitar yang berarti selain gempuran mematikannya. “Personal XTC “ memulai dengan sebuah Intro yang diambil dari sebuah Movie Thriller Dokumenter yang disambung dengan lagi2 gempuran Blastbeat yang semakin Ganas saja !!! yang lebih keren sekali saat memasuki Track ke 9 Embedded kembali memainkan “Living In Fear “-nya Malevolent Creation yang dimainkan dengan versi mereka menjadi lebih Mantap serta Brutal !!! Pokoknya album yang berdurasi Total 38 menit ini akan menjadi sebuah Bom mematikan bila elo Play dengan Volume Maksimum via Loudspeaker Mega Blaster, dijamin Rumahmu bakalan Roboh hwa ha ha ha, Tendangan twin pedal-nya aja Bikin Jantung ini semakin ga beraturan detakannya. Album ini dikerjakan Abis2 an di studio Soundlodge ( Juga tempat dimana Sinister, God Dethroned, Supreme Pain, etc pernah menggarap albumnya disini .ed ) yang menjadi studio Rekaman terbaik bagi band2 death metal dengan jaminan Kualitas sound yang Excellent !!! yang lalu dikemas dengan Profesional Punya dan menampilkan Lukisan Artwork karya seniman Remy dari Head Split Design ( yang juga pernah menangani Artwork Milik Unearth, Cryptopsy, etc ) yang dipercaya Bikin Nuansa Album baru ini semakin bernyawa aja untuk album full ke-3 band asal daerah Osnabrück, Niedersachsen, jerman. Fans berat Suffocation Era “ Effigy Of the Forgotten “ dengan perpaduan dasyat Malevolent Creation, Cannibal Corpse serta ( Lagi ) Suffocation in The Vein, ada baiknya elo Coba Kedasyatan album Vulgar en paling Brutal dari jerman Death Metal outfits Matang ditahun 2009 ini dengan kata lain lagi, Scene Jerman Death Metal Kian Berbahaya !!!1. Terminal Stage2. The Mirror3. Dead To This World4. Down To Zero5. Personal XTC6. Origin Of Consciousness7. System Error8. (In)Sanity9. Living In Fear ( Malevolent Creation Cover )
Read More Complete Review + Interview + info and More Just Onwww.lostinchaos.cjb.net

DEVOURMENT - Unleash the Carnivore 2009Brutal BandsWebsite www.devourment.tk www.myspace.com/devourmentGenre Brutal Death MetalReviews By Herry SICAaaaaaarggggghhhhh !!!!! … Album yang paling banyak ditunggu2 oleh Fans brutal sejagad ini akhirnya berhasil dimuntahkan oleh band Brutal paling Veteran en legendaries dalam genre Guttural Brutal Death Metal terbaik. Setelah album sebelumnya “Butcher the Weak “ ditahun 2005, band ini terlalu disibukkan sekali dengan beberapa rangkaian Tour-nya dibeberapa Negara, sehingga Materi album baru ini adalah Tabungan mereka selama Hampir 4 tahun selain merilis beberapa Rilisan seperti 2006 promo, Split Promo, Limb Splitter serta DVD Official DVD 2-nya. Mencengangkan memang Reputasi mereka sebagai Band Guttural yang paling disegani discene Internasional sehingga menjadi Influentalis bagi band2 generasi selanjutnya begitu mereka telah jatuh Cinta semenjak album pertama “Molesting the Decapitated “ tahun 1999 yang sangat menggemparkan Jagad metal itu. Dan sepertinya album ini masih menjadi kelanjutan Keganasan album “Butcher the Weak “, dimana Devourment amat banyak mengalami Banyak Pergeseran dalam segi Musikalitas gaya bermain dibanding konsep2 sebelumnya, mungkin Karena adanya Bongkar pasang Formasi lah yang menjadi Salah satu penyebab paling utama, namun Devourment tetep Konsisten memainkan sesuatu yang Brutal Memang sejak dari awal. En rasanya Devourment udah tepat banget meletakkan Track Garang “Unleash The Carnivores “ diurutan terdepan sekaligus Titel andalan Album Gress ini. Karena dari segi Kualitas permainan lagu ini memiliki struktur yang lebih matang jika dibandingkan dengan beberapa Track laennya selain juga mengunggulkan Track ke-3 “Fed To The Pigs “ yang udah pernah mereka Publikasikan sebelumnya en Bikin Audience di Tokyo Deathfest 2008 terpukau. Secara Keseluruhan Gw telah mendengarkan en Mengamati Materi album ini sehingga gw Berani menyimpulkan banget disini. Musikalitas Devourment sekali lagi telah banyak mengalami Perubahan, ini gw telusuri tentang Permainan Drummer Baru Eric Park, ternyata masih belum bisa Mengimbangi karakteristik Drummer sebelumnya, Brad Fincher yang telah berhasil menanamkan Konsep Paten untuk Orisinilitas Musikal Devourment yang sesungguhnya. Permainan Eric terasa Kurang Begitu mempertahankan karakteristik Devourment selain menciptakan Perubahan mendasar yang baru disini, walo Eric sendiri udah berlaga pertama dialbum sebelumnya “Butcher the Weak “ tahun 2005, ditambah lagi pergantian Posisi Ruben Rosas dari Posisi Vocal ke Guitar en Mike Majewski dari Posisi Bass ke Vokal. Gaya bermusik Devourment dialbum ini menjadi Kurang Begitu menonjol kalo elo bandingin banget dengan era “Molesting the Decapitated “ Banget !! sayang memang Karakteristik Devourment Harus Pudar. Permainan Drum Eric Gw rasa belum begitu maksimal en matang dalam hal Skill serta Improve Roffle drum juga Grooving slam Part yang masih terdengar Kaku !, Namun walo begitu Eric masih memiliki Staminan yang Bagus untuk memainkan Twin Pedal secara Estafet di struktur lagunya walo ternyata Devourment masih belum terlalu pas menemukan Eric Untuk mengisi Posisi Drums, Karakter Deep Guttural Mike juga Kurang begitu Dalam en Masih terkesan dipaksa banget ditambah permainan Gitar Ruben yang masih kurang begitu mantap dengan Sound Orisinil Devourment yang Udah Hilang. Well, gw rasa album ini mulai sedikit mengecewakan karena Devourment sendiri masih belum berhasil mempertahankan Idealisme Band dari sejak awal. Namun walo begitu Album ini masih menjadi Master piece brutal yang siap mengacak ngacak Mosphit area. Harapan gw, Devourment semoga saja akan kembali reuni dengan Formasi Brian "Brain" Wynn ( Guitar ), Robert Moore ( Guitar ), Mike Majewski ( Bass ) Brad Fincher ( Drums ) serta Ruben Rosas ( Vocal ) namun sayang sekali Vocalis Killer Wayne Knupp udah pergi duluan Untuk selamanya meninggalkan Devourment !! album ini masih sangat layak dikoleksi buat Fans Brutal Death metal dengan tebaran Irama Slam Groovy sana sini namun Bukan untuk Fans Devourment era “Molesting the Decapitated “ Banget !!! en nikmati Artwork keren hasil perpaduan 2 seniman metal sakit Dan Seagrave serta Par Olafsson yang dikombinasikan menjadi hasil artwork yang tetep keren untuk Imej Devourment. Dan Album ini diproduseri sendiri oleh mantan Gitaris Braxton Henry. 1. Unleash The Carnivores 03:372. Abomination Unseen 04:533. Fed To The Pigs 04:004. Incitement To Mass Murder 03:405. Crucify The Impure 04:356. Deflesh The Abducted 04:497. Over Her Dead Body 03:048. Field Of The Impaled 05:48
Read More Complete Review + Interview + info and More Just Onwww.lostinchaos.cjb.net

SUFFOCATION - Blood Oath 2009Nuclear Blast RecordsWebsite www.suffocation.usGenre Brutal Death MetalReviews By Herry SICWell, … Hampir bisa dipastikan sekali kalo akan banyak sekali Media serupa yang akan melakukan Review dalam Berbagai Versi en serta itu tergantung dengan Seberapa mereka lebih mengenal Raksasa terbesar Genre Death Metal Brutal Bernama Suffocation, Mungkin sebagian mereka berlomba memasang Ranking terbaik berdasarkan Empati mereka dalam Hal promosi serta Tebar Simpatisan berdasarkan Loyalitas yang mereka terima selama ini. Dedengkot Paling diakui digenre Death metal sejak pertama kali terbentuk tahun 1990 di Long Island, New York ini rupanya masih Tetep menarik Nafas panjang Eksistensi mereka walo ternyata Faktor Usia ga menjadi penghalang besar buat terus mereka Berkarya serta Bersaing dengan Generasi selanjutnya, lewat sentuhan Album terakhir mereka yang mencomot Self Titled di tahun 2006, Suffocation masih terlalu disibukkan dengan Tour Panjangnya. Sebelumnya Album ini melaunching Konfirmasi yang Bikin Fans begitu Penasaran dengan segala Versi yang diciptakan Oleh Pihak Label baru yang semata mata memancing Animo serta Greget Penasaran Hingga Album ini Keluar masih menggunakan cara2 yang lebih terkesan Out Of sale dari Pihak Nuclear Blast Records yang terbukti berani membayar Mahal untuk mengontrak Dedengkot ini dari sarang Sebelumnya, Relapse Records. Catatan seperti ini emang kian marak terjadi en dilakukan oleh Label metal dengan jaringan Distribusi Internasional ini yang so pasti lebih tetep mengejar “ Profit “ aja. Kayaknya untuk saat ini Suffocation lebih mencoba lagi peruntungan mereka dialbum baru serta label baru yang mereka Naungi dengan harapan, akankah Suffocation bakalan kembali terus berjaya ?? … sebuah Pertanyaan dengan Jawaban yang harus melibatkan kejujuran serta Kata Hati sebenarnyalah yang bisa menjawabnya. Pada dasarnya “ Blood Oath “ masih menawarkan Gaya Brutal Death metal In The Vein new york sound, Frank Mullen Cs Masih terlihat Powerfully disini. Album ini seperti Menjadi Part ke-2 setelah Album “ Suffocation “ Tahun 2006 dengan masih Memamerkan kekejaman Mereka yang Kian Intense sebagai Wujud Kedewasaan Gaya Bermusik Mereka sekaligus menjawab Citra mereka sebagai sesepuh band Brutal Death Metal Amrik. Kembali kita ke materi Album baru yang kini ditangani oleh Nuclear Blast untuk pertama kalinya “ Daya Jual “ band ini akan dipertaruhkan, dimulai dengan Track Pembuka “Blood Oath “ yang sengaja dijadikan sebagai Jargon Utama Hits mereka yang akan coba menggiring Ke Nuansa Death Metal –nya Morbid Angel Era Track Konvensional “ God Of Emptyness “ serasa Merasuki Karakter Mereka di track “Blood Oath “, Karakter Vocalis Frank Mullen lebih terdengar Enteng semenjak album “ Soul to deny “, yup Mungkin Faktor usia telah Membatasi-nya. Ga melulu didominasi dengan Part2 yang Dark Sludging, Suffocation Masih Menyimpan Serangan Blastbeat yang sangat mematikan termasuk Solo2 Gitar ciamik Terrance Hobbs melalui Kerjasama Bagus Guy Marchais yang ikut gabungan semenjak Album “ Soul to Deny “ rupanya telah menjadi soulmate buat Terrance sendiri. Memasuki track “Dismal Dream “ Suffocation semakin tampil kejam menyiksa dengan karakter bermain Khas Brutal-nya. “Pray for Forgivness “ sejenak Mike smith melakukan Solo perkusi Drum untuk mengawali aransemen musiknya. Partitur Riff Konvensional masih menjadi andalan plus sebagai Trademark nama Suffocation di blantika musik Death Metal Brutal-nya. “Images of Purgatory “ siap menjadi trak andalan yang kedua dialbum ini. Masih menyuguhkan Harmonisasi death metal Brutal yang begitu senyawa dengan Kedewasaan Bermain band Pioner serta legendaries ini. Walaupun tempo-nya agak sedikit menurun disbanding track kedua, namun solo2 Gitar Terrance kian mendayu dayu. “Cataclysmic Purification “ seperti menjadi Part ke-2 untuk track “Images of Purgatory “. Selanjutnya “Mental Hemorrhage “ lebih mengingatkan karakter Part bermainnya Cannibal Corpse di Sesi awal aransemen, lalu memasuki pertengahan lagu, bumbu2 gaya bermain Era “ Pierced From Within “ Rupanya akan sedikit terasakan sekali. “Mental Hemorrhage “ memang sedikit mengajak kita kembali ke Era2 gaya Bermain Suffocation sebelumnya. “Come Hell or High Priest “ serta “Undeserving “ terlihat eksperimen style yang mulai terkontaminasi Gaya Bermain Band Brutal Death Metal Era 2000 an atau mungkin Frank Mullen Cs Mulai kehabisan ide untuk tetep Mempertahan Trademark gaya bermainnya ?? elo bisa rasakan sendiri begitu mendengar track ini. “Provoking the Disturbed “ juga ga begitu mengecewakan walo sempet bikin Gw boring. “Marital Decimation “ kita akan diajak sedikit Nostalgia dengan gaya bermain ditrack Klassik terkenal “ Prelude to Repulsion “ yang lumayan mempengaruhi struktur Track “Marital Decimation “ ini. Ok Rilisan gress ini adalah Versi Reguler Amerika Utara yang menambahkan 2 Track yakni “Pray For Forgiveness (Instrumental version) “ sebuah Track tanpa Vokal alias Instrumental menjadi Track keren walo tanpa Raungan Vocal Frank Mullen. Terlihat sekali permainan Suffocation masih yang terdepan dalam Genre yang mereka usung serta Pertahankan trus track “Dismal Dream (Rough mix un-mastered) “ yang masih belum dilakukan Banyak Pemolesan melalui Proses Mixing, namun sudah cukup Garang Karakter yang disuguhkannya. Rupanya Nuclear Blast Records Amerika yang menangani album ini pengen memberikan Nuansa yang Special dalam Rilisan Fenomenal ini dengan beberapa Rilisan yang berbeda ( Jangan sampai Salah Lho !! ed ), standard release, special edition serta iTunes one. Selain itu juga tersedia lagi kemasan terbatas yang berisikan limited edition shirt, trading cards ( featuring all 5 members ), poster autographed by the band, exclusive red Suffocation bag pada semua Item yang terkemas dalam a red jewel case. Sementara Produksi Sound Masterpiece yang diserahkan sepenuhnya ke Joe Cincotta yang selanjutnya di Zack Ohren masih tetep menjadi pilihan Matang Suffocation buat terus mempertahankan Trademark mereka sejak dahulu. En biasanya Suffocation lebih menyerahkan sepenuhnya Jasa Artwok Lukisan Karya Dan Sea Grave disemua album sebelumnya, namun sejak album “ Suffocation “, Rupanya Jasa Seniman Sakit Jonzig Masih dipertahankan untuk kembali membuat Artwork Album “ Blood Oath ini “. Secara keseluruhan Materi album ini masih yang terbaik digenre-nya walo banyak sekali eksperimen serta penurunan tempo bermain, “ Blood Oath “ masih siap menyita perhatian Fans fanatic Suffocation. Cari dan Order Album ini segera !!!1. Blood Oath 03:562. Dismal Dream 03:183. Pray for Forgivness 03:414. Images of Purgatory 03:285. Cataclysmic Purification 04:526. Mental Hemorrhage 03:567. Come Hell or High Priest 04:088. Undeserving 04:119. Provoking the Disturbed 05:1910. Marital Decimation 04:02
Read More Complete Review + Interview + info and More Just Onwww.lostinchaos.cjb.net

VAGINAL IMPALEMENT - Chronicles Of A Sick Mind 2009Cementery Dark ProductionsWebsite www.vaginalimpalement.mx.gs www.myspace.com/vaginalimpalementmexGenre GoregrindReviews By Herry SICGoregrind Yeaaah …. One Man Project Goregrind kayaknya udah Membooming Rating-nya untuk memulai sesuatu yang paling berdarah2 melalui Idealisme yang sakit he he he, seperti halnya dengan Manusia Ga waras asal Veracruz , Mexico yang Syo Klaim Sebagai Kota Gore he he he, tentunya elo masih inget banget buat nama Rompeprop khan ?? yup, Syo ini emang terpengaruh berat gaya Goregrind band semacam Rompeprop lho, yang dipadukan lagi dengan karakter Goregrind-nya en Syo menambah lagi Daftar band pengaruhnya masih datang dari Psicovomitosis Sadinecrootitis (Mex), Vaginal Butchery (Mex), Gonorrhea Pussy (Ger), Scrotal Hernia (Pol), Cock And Ball Torture (Ger), Guttural Engorgement (Us), Stinkyheadz (PHL), Avulsed (Esp), Abort Mastication (Jpn), Grotesque Embalment (Irl), ampe Rottrevore (Us) yang semuanya dilebur menjadi Satu kesatuan Berdarahnya di Full album pertama ini, sebelumnya Vaginal Impalement lebih dulu mempublikasikan 3 demo “Descuartizacion De Una Prostituta 2008, Double Penetration To A Virgin 2008 serta Let The Children Come To Me 2009 “, yang akhirnya semua demo ini kemas menjadi 1 full album dengan Titel “Chronicles Of A Sick Mind “ dengan 13 Materi yang didalamnya juga menghadirkan 3 Buah lagu terbarunya. Komposisi Music berkonsep dasar Grindcore yang minim Skill serta Improve adalah Harga Mati sebuah gebrakan Goregrind band yang terlalu juga mengandalkan Harmonizer sound Effect pada Vocalnya memang udah menjadi Identitas Nyatanya. Selain itu juga Vaginal Impalement juga mengcover ulang versi band untuk lagu “Consequence “-nya Ulcerous Phlegm serta juga “Whiplash “ Metallica pun ikut dibikin Nuansa Berdarah darah dengan Daging bercecerannya .. Arrrrrrggghghhhhhh … pada lagu “ The World Of Gore “ Melibatkan Juga Gitaris Dorian dari band A wretch Impurity , juga Duet Vocal Tlahtoani Andras dari band Clitophagia bareng Leo nya Vaginotopsy ( Perancis ) en seperti biasa, ga ada yang Istimewa untuk direview lanjut disini he he he he, Fans Goregrind abis, Chech this Blood Out !!!! Uarrrgghhhhhh1. Intro2. The World Of Gore3. Rotting Baby4. Dismember Of A Prostitute5. The Orgy Of Lazy Town6. Incest Father And Daughter7. Double Penetration To A Virgin8. Blood Of A Little Virgin9. Harelip Vaginal10. Damn Cop Dies11. Clitophagia (With Tlahtoani Andras And Leo)12. Consequence (Ulcerous Phlegm Cover)13. Whiplash (Metallica Cover)Read More Complete Review + Interview + info and More Just Onwww.lostinchaos.cjb.net

REMEMBRANCE OF PAIN - Descending Into Chaos 2009Self ReleasedWebsite www.remembranceofpain.com www.myspace.com/remembranceofpainGenre Death MetalReviews By Herry SICMedellín, Antioquia, Colombia kembali mengenalkan gw dengan salah satu pendatang baru-nya, setelah Gw mendapat Copy Cd Yang dikirmkan oleh Drummer Alejandro Toro beberapa waktu lalu diredaksi LIC untuk ikut direview. Mungkin Remembrance of Pain adalah sebuahj nama yang Rada asing ditelinga Scene kita, tapi gimana kalo tentang band Masacre dari Colombia yang album “ Requiem “nya sempet dikenal banget era 90an, so pasti inget dong ?? yup tapi disini gw ga ngomongin Masacre ( tanpa Dobel “ S “ .ed ) asal Colombia ini, tapi adalah band barunya Gitaris Rafael Muñoz dari Masacre yang membentuk band barunya ini sejak 1999 sayang kalo namanya Kurang begitu terekspos en lebih tenggelam kedalam Imej Masacre sendiri, padahal Remembrance of Pain udah merilis Full album pertama kalinya tahun 2004 dengan title “Beneath Our Shadows “ yang selanjutnya disusul oleh Mini album “Remembrance of Pain “ ditahun 2007, en kini tahun 2009 mereka bikin Serangan baru dengan materi Cd 2009 nya “Descending Into Chaos “ yang masih tetep memainkan Konsep Melodic Death Metal yang begitu etnis serta Easy Listening ga Berat en setajam band2 Melodic Death Metal daratan Finlandia ataupun Eropa, en Konsep seperti ini akan semakin Mudah diterima sekali discene Tanah Air kita, apalagi Buat Band2 Black Metal / Gothic pemula untuk mengcover Style Permainannya band ini. Rasanya beberapa Karakter Masacre yang masih dibawa oleh Gitaris Rafael Muñoz amat terasa dalam struktur lagu band ini. Rafael Muñoz sendiri juga pernah Duet bareng Personil Masacre laennya, Álvaro Álvarez yang memutuskan diri lebih focus utama di Masacre aja en Band sampingannya di Murder. Sentuhan Musiknya begitu etnis dengan segala Nuansa kegelapan yang terkontaminasi dengan elemen Etnik Black metal, yup ini seperti perpaduan beberapa Band yang masih aktif dimotori oleh personil Remembrance of Pain, kayak Rafael Muñoz, selaen aktif dimassacre juga diband Akhenaton, trus Gitaris ke-2 Hector Gomez yang masih terhitung aktif diband Thy Antichrist serta Pagan Fears, lalu Andres Silva merupakan Frontman serta Komposer Utama diband ini juga memiliki banyak Proyek band aktifnya seperti Exile (Col), Aghast (Col), Dead Man Walking, Mater Dei, juga Infernal (Col). Sentuhan permainan band ini lebih mengena konsep awal2 dari Marduk, Cradle Of Filth juga sentuhan Bathory, Burzum serta Celtic Frost. Yang banyak sekali mengumbar part2 Headbanging yang gelap serta mencekam sebab akibat dari Effect keyboard Programming. Musicnya tergolong simple en ga banyak memainkan teknik2 special dari skill bermainnya. Sehingga musik seperti ini memang gampang sekali dicerna oleh band2 Black/Gothic Metal pemula. 10 track yang dmulai dengan sebuah Intro total semuanya berdurasi waktu 49:26 menitan. Seneng dengerin Melodic Death metal yang simple en catchy namun masih menyimpan aroma kegelepannya. Gw sarankan buat mencoba yang satu ini, gencatan serangan kegelapan kembali dimulai dari kota Medellín, Antioquia di Colombia. Free From Redemption !!!1. Chaos 01:102. The Door 05:233. Diving In Your Eyes 04:034. Welcome 04:305. Wild 04:416. Free From Redemption 04:407. Fear 01:198. Sons Of Fear 05:589. Sunless Towns 05:5710. Red Spiral Dream 06:0011. Fragments 05:45
Read More Complete Review + Interview + info and More Just Onwww.lostinchaos.cjb.net